Selasa, 16 Desember 2014

Persalinan


BAB II
PEMBAHASAN

I.         KONSEP DASAR
1.      Persalinan (Partus)
A.    Pengertian
Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin + uri), yang dapat hidup ke dunia luar, dari rahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain.
Beberapa istilah yang ada hubungannya dengan partus
·      Partus biasa (normal) disebut juga partus spontan, adalah proses lahirnya bayi pada LBK dengan tenaga ibu sendiri, tanpa bantuan alat-alat serta tidak melukai ibu dan bayi yang umumnya berlangsung kurang dari 24 jam.
·      Partus luar biasa (abnormal) ialah persalinan pervginam dengan bantuan alat-alat atau melalui dinding perut dengan operasi caesarea.

B.     Sebab-Sebab Yang Menimbulkan Persalinan
Apa yang menyebabkan terjadinya persalinan belum diketahui benar, yang ada hanyalah merupakan teori-teori yang kompleks antara lain dikemukakan faktor-faktor humoral, struktur rahim, sirkulasi rahim, pengaruh tekanan pada saraf, dan nutrisi.
1)        Teori penurunan hormon: 1-2 minggu sebelum partus mulai terjadi penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. Progesteron bekerja sebagai penenang otot-otot polos rahim da akan menyebabkan kekejangan pembuluh darah sehingga timbul his bila kadar progesteron turun.
2)        Teori plasenta menjadi tua akan menyebabkan turunnya kadar estrogen dan progesteron yan menyebabkan kekejangan pembuluh darah hal ini akan menimbulkan kontraksi rahim.
3)        Teori distensi rahim: rahim yan menjadi besar dan merenggang menyebabkan iskemia otot-otot rahim, sehingga menggangu sirkulasi utero-plasenter.
4)        Teori iritasi mekanik: di belakang serviks terletak ganglion servikale (fleksus frankenhauser). Bila ganglion ini digeser dan ditekan, misalnya oleh kepala janin, akan timbul kontraksi uterus.
5)        Indukasi partus (induction of labour). Partus dapat pula ditimbulkan dengan jalan:
·      Gagang laminaria: beberapa laminaria dimasukan dalam kanalis servikalis dengan tujuan merangsang pleksus: Frankenhauser.
·      Amniotomi: pemecahan ketuban
·      Oksitosin drips: pemberian oksitosin menurut tetesan per infus.

C.    Mekanisme Persalinan
Kala persalianan
Proses persalinan terdiri dari 4 kala, yaitu:
Kala I       :Waktu untuk pembukaan serviks sampai menjadi
  pembukaan lengkap 10 cm.
Kala II      : Kala pengeluaran janin, waktu uterus dengan kekuatan his
  ditambah kekuatan mengedan mendorong janin keluar
  hingga lahir.
Kala III    : Waktu untuk pelepasan dan pengeluaran uri.
Kala IV    : Mulai dari lahirnya uri selama 1-2 jam.

D.    Ruptura Perinei
Ruptura perinei adalah robekan yang terjadi pada perineum sewaktu persalinan. Episiotomi adalah ruptura perinei yang artifisialis.
Ruptura perinei dibai atas 3 tingkat:
Tinkat 1 : robekan hanya mengenai kulit dan mukosa sekitar 1-11/2cm.
Tingkat 2: robekan lebih dalam sudah mengenai m.levator ani:
Tingkat 3: robekan pada kulit, mukosa, perineal body, m.sphiccter ani.
Ruptura perinei inkompleta: tingkat 1 dan 2.
Ruptura perinei kompleta: tingkat 3.
Yang dapat menyebabkan terjadinya ruptura perinei :
·           Partus presipitatus
·           Kepala janin besar dan janin besar
·           Pada presentasi defleksi (dahi, muka)
·           Pada primigravida (para)
·           Pada letak susngsang dan after coming head
·           Pimpinan persalinan yang salah
·           Pada obstetri operatif pervaginam : ekstrasi vakum, ekstraksi forsep, versi dan ekstraksi, serta embriotomi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar